Twitter Inc pada Kamis (16/02) secara resmi meluncurkan layanan untuk memungkinkan usaha kecil untuk membeli dan menempatkan iklan mereka pada platform pesan secara online.
Selama bertahun-tahun jejaring sosial tersebut berusaha mencari cara guna memperluas pendapatan iklannya, dan berharap bahwa layanan iklan baru mereka ini dapat menjawab pertanyaan selama ini tentang strategi jangka panjang bisnisnya.
Sejak 2010, staf penjualan Twitter telah menjual “tweets promosi” bagi perusahaan besar dengan basis kasus per kasus. Perusahaan ini menghabiskan satu tahun terakhir mengembangkan sebuah sistem yang dapat menangani volume transaksi iklan yang jauh lebih besar, dan pada November tahun lalu mereka melakukan pengujian terhadap sistem tersebut untuk sejumlah kecil klien.
Setelah secara resmi diluncurkan di website Twitter pada Kamis kemarin, layanan baru ini rupanya masih terbatas bagi para pebisnis dan pengiklan dengan kartu American Express. Namun, Twitter menyatakan bahwa mereka akan membuka layanan bagi pemegang kartu lainnya dalam waktu bebrapa bulan kedepan.
Dikutip dari Reuters, peluncuran ini muncul pada fase kritis dalam pengembangan perusahaan tersebut, dan akan diamati secara ketat oleh para investor dan analis yang penasaran untuk melihat apakah Twitter dalam waktu dekat ini akan go public.
Twitter didirikan pada tahun 2007 silam, dimana perusahaan yang berbasis di San Francisco ini memungkinkan orang mengirim pesan dengan panjang 140-karakter, atau lebih dikenal dengan tweets, kepada kelompok pengikutnya.
Jejaring sosial ini memiliki lebih dari 100 juta pengguna aktif di seluruh dunia dengan valuasi mencapai 8 miliar dolar.
Co-founder Twitter yaitu Jack Dorsey pada Januari lalu mengatakan bahwa “model bisnis Twitter sedang dikembangkan dalam beberapa waktu dan telah terbukti bekerja.
{ 0 komentar... read them below or add one }
Post a Comment kamu Dibawah ini,Blog ini DO Follow